| Ramadhan selalu punya cara untuk menghadirkan cerita baru. Tentang belajar, bertumbuh, dan menjaga iman di tengah keseruan masa kecil. Di tahun 2026 ini, Alif Iqra kembali menghadirkan Pesantren Kilat (Sanlat) dengan tema “The Guardians of Faith: Level Up Ramadhan”, sebuah perjalanan seru yang mengajak anak-anak menjadi penjaga iman dalam versi terbaik mereka.
Tak hanya sekadar kegiatan Ramadhan, Sanlat Alif menjadi ruang belajar yang hangat, kreatif, dan penuh makna di mana setiap anak diajak memahami Islam dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian mereka. KOLABORASI BERSAMA SEKOLAH & CABANG ALIF IQRA DI BERBAGAI KOTA Sanlat Alif Iqra 2026 terlaksana melalui kolaborasi dengan berbagai sekolah, di antaranya:
Tak hanya itu, semangat Sanlat juga hadir di berbagai kota di Indonesia:
Setiap wilayah pelaksanaan membawa warna dan cerita yang berbeda, namun tetap dalam satu tujuan: menghadirkan pengalaman Ramadhan yang berkesan bagi setiap peserta. BELAJAR IMAN DENGAN CARA YANG SERU Di setiap titik Sanlat, anak-anak diajak menjelajah berbagai aktivitas yang dirancang sesuai usia mereka; interaktif, edukatif, sekaligus menyenangkan. Di Sampoerna Academy L’Avenue, suasana semakin hidup lewat permainan “Tebak Myth or Fact About Qur’an” bersama Kak Nabiel. Anak-anak belajar membedakan fakta dan mitos tentang Al-Qur’an dengan cara yang ringan namun bermakna. Sementara itu, di Global Jaya School, para peserta tak hanya belajar tentang iman, tapi juga tentang menjaga bumi. Melalui storytelling seru bersama Kak Ramdan dan pembelajaran 10 Arabic Phonic Alifun bersama Ka Rahma, anak-anak diajak memahami bahwa menjadi Guardian of Faith juga berarti peduli terhadap lingkungan. Di Janitra Bina Manusa School, keceriaan terasa semakin lengkap. Bahkan, ada peserta yang sudah tiga tahun berturut-turut mengikuti Sanlat ini membuktikan bahwa belajar agama bisa selalu terasa baru dan menyenangkan. Di Yogyakarta, Sanlat tahun ini menjadi momen perdana yang penuh antusias. Sementara di Semarang, kehangatan terasa dari kebersamaan peserta, bahkan fasilitas playground pun tak mampu mengalihkan fokus mereka dari serunya aktivitas bersama kakak-kakak pengajar. Di Pekanbaru, baik di ICS maupun Stella Gracia, momen paling mengharukan hadir saat sesi love letters dari orang tua. Tak sedikit peserta yang tersentuh menjadikan Ramadhan kali ini lebih bermakna secara emosional. Sementara di Surabaya, kreativitas anak-anak semakin terasah melalui aktivitas menghias kaligrafi dan bertukar hampers menjadikan pengalaman Sanlat terasa unik dan berbeda. PETUALANGAN “PLANET” DI JBMS Salah satu konsep menarik hadir di Janitra Bina Manusa School, di mana anak-anak diajak menjelajah berbagai “planet” pembelajaran:
Setiap “planet” menjadi pengalaman baru yang membantu anak memahami Islam secara menyeluruh, tidak hanya teori, tapi juga praktik dalam kehidupan sehari-hari. #WHATTEACHERSSAY Respon positif datang dari para guru yang melihat langsung dampak Sanlat bagi para siswa. Guru dari Janitra Bina Manusa School menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi anak-anak. Mereka pulang dengan cerita, pemahaman baru tentang Ramadhan, hingga kebiasaan baik seperti tadarus yang dilakukan secara rutin selama tiga hari. Kegiatan berkelompok juga menjadi nilai tambah, karena membangun solidaritas dan kekompakan antar peserta. Ditambah lagi dengan aktivitas seperti science show, yang membuat anak-anak semakin antusias belajar. Sementara itu, dari Global Jaya School, Ms. Yenni mengungkapkan bahwa kegiatan Sanlat sangat variatif. Mulai dari storytelling, eco-printing, hingga aktivitas kreatif belajar huruf hijaiyah. Semua dikemas dengan cara yang menyenangkan hingga waktu terasa begitu cepat berlalu. Mr. Alwan pun menambahkan apresiasinya atas program ini, karena para siswa terlihat sangat menikmati setiap rangkaian kegiatan. MENJADI GUARDIAN OF FAITH SEJAK DINI Sanlat Alif Iqra 2026 bukan sekadar program Ramadhan. Ia adalah perjalanan kecil yang menanamkan nilai besar; tentang iman, kebiasaan baik, dan kebersamaan. Dari tadarus hingga permainan, dari tawa hingga haru, semua menjadi bagian dari proses anak-anak untuk level up dalam menjaga iman mereka. Karena sejatinya, menjadi Guardian of Faith tidak harus menunggu dewasa. Ia bisa dimulai sejak dini dari langkah kecil yang penuh makna di bulan Ramadhan. #Sanlat2026 #TheGuardiansofFaith #LevelUp #Ramadhan #AlifIqra |